PENERAPAN SANKSI PIDANA KUMULATIF TERHADAP PELAKU TINDAK PIDANA MENGEDARKAN SEDIAAN FARMASI YANG TIDAK MEMILIKI IZIN EDAR PADA PERKARA NOMOR 49/Pid.Sus/2017/Pn.Pso

Saputro, Edrik Priambodo (2017) PENERAPAN SANKSI PIDANA KUMULATIF TERHADAP PELAKU TINDAK PIDANA MENGEDARKAN SEDIAAN FARMASI YANG TIDAK MEMILIKI IZIN EDAR PADA PERKARA NOMOR 49/Pid.Sus/2017/Pn.Pso. Undergraduate thesis, UNIVERSITAS SINTUWU MAROSO.

Full text not available from this repository.

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini dapat dirumuskan sebagai berikut (1) Bagaimanakah Penerapan Sanksi Pidana Kumulatif terhadap pelaku tindak pidana Mengedarkan Sediaan farmasi Yang tidak memiliki izin edar Pada Perkara Nomor 49/Pid.sus/2017/PN Pso? (2) Bagaimanakah Pertimbangan Hakim Dalam Menjatuhkan Pidana Terhadap Terdakwa Tindak Pidana Mengedarkan Sediaan farmasi Yang tidak memiliki izin edar Pada Perkara Nomor 49/Pid.sus/2017/PN Pso? Metode penelitian yang digunakan adalah Metode Penelitian Hukum Normatif. Metode pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan perundang-undangan (Statute Approach) Selain itu penulis juga menggunakan metode pendekatan konseptual, yakni dengan menggunakan pandangan-pandangan dan doktrin-doktrin yang berkembang yang relevan dengan masalah dalam penelitian ini. Selain itu, penelitian ini juga menggunakan metode pendekatan Kasus (Case Approach) yakni pendekatan yang dilakukan dengan menelaah Putusan Pengadilan yang sudah mempunyai kekuatan hukum tetap. Penerapan Sanksi Pidana Kumulatif terhadap pelaku tindak pidana Mengedarkan Sediaan farmasi Yang tidak memiliki izin edar Pada Perkara Nomor 49/Pid.Sus/2017/PN.Pso, Hakim Menjatuhkan pidana kepada terdakwa dengan pidana penjara selama 10 (Sepuluh) bulan, dan denda sebesarRp. 2.000.000,- (Dua juta rupiah), dengan ketentuan jika denda tersebut tidak dibayar diganti dengan kurungan selama 1 (satu) bulan. Tindak Pidana Mengedarkan Sediaan farmasi Yang tidak memiliki izin edar adalah ketentuan pidana yang menerapkan sanksi hukuman kumulatif, yaitu menggabungkan dua jenis pidana pokok terhadap satu perbuatan pidana. Dua jenis pidana pokok yang dijatuhkan secara bersamaan itu adalah pidana penjara dan pidana denda.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: K Law > K Law (General) > K5000 Criminal law
Divisions: Fakultas Hukum > Ilmu Hukum
Depositing User: Perpustakaan UNSIMAR
Date Deposited: 18 Jun 2020 02:13
Last Modified: 18 Jun 2020 02:13
URI: http://repository.unsimar.ac.id/id/eprint/626

Actions (login required)

View Item View Item