TINJAUAN YURIDIS PENYELESAIAN SENGKETA LINGKUNGAN MELALUI GUGATAN CLASS ACTION (STUDI KASUS PUTUSAN PENGADILAN NEGERI POSO NOMOR 32/Pdt.G/2015/PN Pso)

Burhan, Burhan (2021) TINJAUAN YURIDIS PENYELESAIAN SENGKETA LINGKUNGAN MELALUI GUGATAN CLASS ACTION (STUDI KASUS PUTUSAN PENGADILAN NEGERI POSO NOMOR 32/Pdt.G/2015/PN Pso). Undergraduate thesis, UNIVERSITAS SINTUWU MAROSO.

[img] Text
JUDUL.pdf

Download (518kB)
[img] Text
ABSTRAK.pdf

Download (998kB)
[img] Text
DAFTAR ISI.pdf

Download (589kB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (600kB)
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (772kB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (608kB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (834kB)
[img] Text
BAB V.pdf

Download (605kB)
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (491kB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Salah satu perusahaan yang melakukan kegiatan industri pertambangan adalah PT. Arthaindo Jaya Abadi dan PT. Buana Artha Prima Selaras Abadi telah melakukan aktifitas penambangan di Desa Podi Kecamatan Tojo Kab. Tojo Una-Una yang telah menimbulkan dampak kerusakan dan kecemaran lingkungan hidup sehingga masyarakat di desa tersebut telah mengalami kerugian baik material maupun immaterial oleh PT. Arthaindo Jaya Abadi dan PT. Buana Prima Selaras. Atas kerugian yang diderita masyarakat tersebut, maka masyarakat di Desa tersebut malayangkan gugatan berupa Gugatan Class Action (gugatan kelompok) ke Pengadilan Negeri Poso sebagai bentuk protes kepada pemerintah dan perusahaan atas hak-hak masyarakat yang telah dirusak perusahaan dan pmerintah harus bertanggung jawab atas kerugian masyarakat di karenakan pemerintah yang telah memeberikan izin perusahaan masuk di Desa tersebut. Class Action atau gugatan kelas diperkenalkan dalam hukum moderen, hal ini disebabkan ini disebabkan struktur yang selama ini ada dan terpelihara ternyata tidak memadai, sistem hukum selam ini hanya mengenal keberadaan subjek hukum sebagai pihak yang diakui untuk dapat mempertahankan hak-haknya dimuka hakim, subjek hukum terdiri atas 2 bentuk yaitu, orang dan badan hukum. Pertimbangan Hukum Majelis Hakim Dalam Menjatuhkan Putusan Tanggal 01 Desember 2015 Nomor 32/Pdt.G/2015/PN Pso, dalam kasus gugatan Class Action (gugatan kelompok) masyarakat Desa Podi Kecamatan Tojo Kabupaten Tojo Una-Una, majelis hakim telah memberikan pertimbangan hukum bahwa maksud dan tujuan para penggugat yang mengajukan gugatan dengan prosedur gugatan perwakilan kelompok (Class Action). Penelitian ini merupakan penelitian hukum normatif yang bersifat prespektif dan teknis atau terapan. Pendekatan penelitian menggunakan pendekatan undang-undang dan pedekatan kasus. Jenis penelitian ini adalah data sekunder dengnan bahan hukum primer dan bahan hukum sekunder. Teknik pengumpulan data berupa studi kepustakaan dan teknik analisis data yang digunakan bersifat deduktif dengan metode silogisme. Class Action merupakan suatu cara yang diberikan kepada kelompok orang yang mempunyai kepentingan dalam suatu masalah, baik seorang atau lebih anggotanya menggugat atau digugat sebagai perwakilan kelompok tanpa harus turut serta dari setiap anggota kelompok. Pertimbangan hukum majelis hakim dalam menjatuhkan putusan tanggal 01 desember 2015 nomor 32/Pdt.G/2015/PN Pso, dalam kasus gugatan Class Action masyarakat desa Podi kecamatan Tojo kabupaten Tojo Una-Una tidak dapat diterima (niet ontvankelijke verklaard)

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: K Law > K Law (General) > K5000 Criminal law
Divisions: Fakultas Hukum > Ilmu Hukum
Depositing User: Perpustakaan UNSIMAR
Date Deposited: 30 May 2022 02:18
Last Modified: 30 May 2022 02:18
URI: http://repository.unsimar.ac.id/id/eprint/1429

Actions (login required)

View Item View Item