PREVALENSI PENYAKIT CACING PADA SALURAN PENCERNAAN TERNAK KAMBING PERANAKAN ETAWA (PE) DI DESA MALEI KECAMATAN LAGE KABUPATEN POSO

Habuba, M. Thaufik MS. (2021) PREVALENSI PENYAKIT CACING PADA SALURAN PENCERNAAN TERNAK KAMBING PERANAKAN ETAWA (PE) DI DESA MALEI KECAMATAN LAGE KABUPATEN POSO. Undergraduate thesis, UNIVERSITAS SINTUWU MAROSO.

[img] Text
JUDUL.pdf

Download (337kB)
[img] Text
ABSTRAK.pdf

Download (375kB)
[img] Text
DAFTAR ISI.pdf

Download (354kB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (414kB)
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (453kB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (360kB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (489kB)
[img] Text
BAB V.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (351kB)
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (408kB)
[img] Text
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

Salah satu Penyakit pada ternak kambing peranakan etawa (PE) yang sering dijumpai adalah penyakit cacing pada saluran pencernaan. Penyakit Cacing pada saluran pencernaan masih menjadi persoalan yang utama dikarenakan dapat merusak kesehatan hewan ternak sehingga menimbulkan kerugian ekonomi bagi peternak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Prevalensi penyakit cacing pada saluran pencernaan kambing peranakan etawa (PE) di Desa Malei Kecamatan Lage Kabupaten Poso. Penelitian dilakukan di bulan Juni sampai bulan Juli 2021 bertempat di Desa Malei Kecamatan Lage Kabupaten Poso. Pengambilan 24 sampel kambing peranakan etawa (PE) mengunakan teknik sampling jenuh. Pemeriksaan sampel dilakukan di Laboratorium Balai Besar Veteriner Maros, dengan metode Sedimentasi. Berdasarkan hasil pemeriksaan 24 sampel, prevarensi penyakit cacing saluran pencernaan pada kambing peranakan etawa (PE) di Desa Malei yaitu 29,17 % dengan rincian, Eimiria Spp (8,33 %), Haemonchus spp (8,33 %) Trichostrongylus spp (8,33 %) dan Oesophagustonum spp (4,11 %). Hal ini karena sistem pemeliharaan yang tidak baik, yaitu mulai dari sistem pemeliharaan dan sinitasi kandang yang kurang baik dan sistemk menejemen kesehatan yang kurang terkontrol, sehingga dapat mengakibatkan bertumbuhnya cacing di saluran pencernaan.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: S Agriculture > SF Farm
Divisions: Fakultas Pertanian > Peternakan
Depositing User: Perpustakaan UNSIMAR
Date Deposited: 18 Nov 2021 06:50
Last Modified: 18 Nov 2021 06:50
URI: http://repository.unsimar.ac.id/id/eprint/1234

Actions (login required)

View Item View Item