ANALISIS BREAK EVENT POINT (BEP) SEBAGAI ALAT PERENCANAAN LABA TOKO NASRUDIN

Ruslan, Ruslan (2021) ANALISIS BREAK EVENT POINT (BEP) SEBAGAI ALAT PERENCANAAN LABA TOKO NASRUDIN. Undergraduate thesis, UNIVERSITAS SINTUWU MAROSO.

[img] Text
JUDUL.pdf

Download (846kB)
[img] Text
ABSTRAK.pdf

Download (446kB)
[img] Text
DAFTAR ISI.pdf

Download (419kB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (561kB)
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (596kB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (561kB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (617kB)
[img] Text
BAB V.pdf

Download (546kB)
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (530kB)

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Break Event Point atas penjualan yang harus dipertahankan agar Toko Nasrudin tidak mengalami kerugian, untuk mengetahui tingkat margin of safety dan mengetahui jumlah penjualan minimal yang harus dicapai pada jumlah laba yang telah direncanakan Toko Nasrudin. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian Deskriptif. Populasi Penelitian yaitu seluruh Laporan Keuangan pada Toko Nasrudin sampel yang digunakan laporan rugi-laba Teknik pengumpulan data menggunakan pengumpulan data melalui dokumentasi. Analisis data menggunakan rumus Break Event Point dan Margin of safety Hasil Perhitungan Break Event Point pada tahun 2017 yaitu Rp 8.266.791. Break Event Point pada tahun 2018 yaitu Rp 7.267.244. Break Event Point pada tahun 2019 yaitu Rp 7.900.408. Margin of safety atau Margin Keamanan tahun 2017 yaitu 54% yang artinya semakin tinggi tingkat penjualan maka semakin rendah resiko usaha tersebut mengalami kerugian begitu pula dengan jumlah penurunan hasil pendapatan sebesar Rp 9.733.209. Margin of safety atau Margin Keamanan tahun 2018 yaitu 73 % yang artinya semakin tinggi tingkat penjualan maka semakin rendah resiko usaha tersebut mengalami kerugian begitu pula dengan jumlah penurunan hasil pendapatan sebesar Rp 19.732.756. Margin of safety atau Margin Keamanan tahun 2019 yaitu 62 % yang artinya semakin tinggi tingkat penjualan maka semakin rendah resiko usaha tersebut mengalami kerugian begitu pula dengan jumlah penurunan hasil pendapatan sebesar Rp 13.099.592.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: H Social Sciences > HG Finance > HG4001 Finance management
Divisions: Fakultas Ekonomi > Manajemen
Depositing User: Perpustakaan UNSIMAR
Date Deposited: 04 Oct 2021 06:18
Last Modified: 04 Oct 2021 06:18
URI: http://repository.unsimar.ac.id/id/eprint/1202

Actions (login required)

View Item View Item